Pembunuh Paling Sadis di Dunia

Pembunuhan merupakan sebuah tindakan dalam menghilangkan nyawa seseorang karena berbagai motif seperti rasa tidak suka terhadap seseorang, persaingan bisnis, asmara, dan sebagainya. Ada berbagai cara untuk membunuh seseorang, bisa dengan cara melakukan perencanaan terlebih dahulu, bertindak secara spontan atau tiba-tiba, ataupun bisa juga dengan menyewa pembunuh bayaran.

Di Indonesia sendiri sempat digegerkan dengan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Very Idham Henyansya atau lebih dikenal dengan nama ryan jombang. Ryan tidak hanya membunuh satu atau dua orang saja, tetapi hingga sebelas orang yang jadi korbannya yang keseluruhannya dikubur di pekarangan rumahnya.

Atau kisah pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Baekuni, dia membunuh setidaknya 14 anak jalanan yang ia punggut dan rawat dari kecil. Yang paling sadisnya setelah membunuh, babe tega menyodomi keempat belas anak tersebut dimana ia memiliki kelainan seks. Babe sendiri mengaku menjalankan aksinya tersebut pada tahun 1993 hingga 2010 dimana pada tahun itu ia tertangkap oloeh polisi.

Tetapi, reputasi Ryan dan juga Babe ternyata masih jauh jika dibandingkan dengan pembunuh-pembunuh lainnya di seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, berikut deretan lima aktor pembunuh dengan aksi pembunuhan tersadis di dunia dan memiliki korban terbanyak.

1. Kamptimar Shankariya

Pria asal India bernama Kamptimar Shankariya ini telah melakukan aksi pembunuhan dengan total korbannya yaitu sebanyak 70 orang. Aksinya tersebut dilakukan di sekitar Jaipur, India pada tahun 1977 hingga tahun 1978. Yang paling mengerikan, Kamptimar melakukan aksi pembunuhan kejinya itu hanya karena kesenangan saja.

Pada saat usianya berumur 27 tahun, Kamptimar pernah memukul korbannya dengan sebuah palu dan ia sering melakukan pembunuhannya dengan menggunakan palu yang dihantamkan pada bagian tulang pipi. Uniknya, kata-kata terakhir yang ia ucapkan sebelum dieksekusi dengan cara digantung pada tahun 16 Oktober 1979 yaitu: “Jangan ada lagi yang seperti saya”.

2. Pedro Rodrigues Filho

Pria asal Brazil bernama Pedro Rodrigues Filho melakukan pembunuhan di Brazil pada tahun 1967 hingga tahun 2003 dengan korbannya hingga 70 orang. Sejak berusia 14 tahun, Pedro pernah membunuh Wakil Wali Kota di Afenas karena telah memecat ayahnya dari pekerjaannya. Yang paling sadisnya lagi, sang ayah dibunuh juga oleh Pedo karena ayahnya itu telah membunuh ibunya. Rodrigues mendatangi penjara, lantas menikam ayahnya 22 kali, kemudian mengorek perut pria itu dan memakan hatinya.

3. Daniel Camargo Barbarosa

Pria asal Ekuador ini tercatat pada rentang waktu 1974 hingga 1986 telah membunuh setidaknya 72 orang dengan rata-rata korbannya yaitu wanita muda dari kalangan masyarakat miskin. Modusnya yaitu ia berpura-pura menjadi seorang wisatawan asing yang sedang mencari Gereja karena ingin memberikan sumbangan.

Lalu, Daniel akan membawa korbannya itu kedalam hutan dengan alasan mencari jalan pintas. Disitulah Daniel kemudian memperkosa korbannya terlebih dahulu dan setelah itu langsung membunuhnya dengan cara mencekik korbannya. Ternyata Daniel pernah mengalami masa kanak-kanaknya yang buruk, dimana ia akan didandani sebagai perempuan saat ia melakukan kesalahan sebagai bentuk hukuman oleh ibunya.

4. Pedro Lopez

Pedro Lopez telah melakukan aksi pembunuhannya di tiga lokasi sekaligus, yaitu Ekuador, Kolombia, dan Peru sejak tahun 1969 hingga 1980. Tidak tanggung-tanggung, korbannya mencapai 110 orang akan tetapi Pedro sendiri mengaku telah melakukan aksi pemerkosaan dan membunuh korbannya sektar 300 perempuan.

Pria asal Kolombia ini merupakan seorang anak Politikus yang lahir dari seorang wanita dari kalangan pelacur. Sejak umur 8 tahun, ia telah menunjukkan kelainan seksualnya. Ia akhirnya menderita penyakit jiwa.

5. Luis Garavito

Dari sekian orang yang dianggap sebagai pembunuh sadis, Luis Garavito layak disebut sebagai pembunuh tersadis yang pernah ada. Pria asal Kolombia ini dikonfirmasi telah membunuh hingga 138 orang. Tetapi diduga korban pembunuhan Garavito yaitu mencapai 300 orang lebih.

Dia menargetkan anak jalanan dengan mengimingi hadiah ataupun uang. Kemudian dia akan mengajak anak-anak berjalan-jalan sampai mereka merasa lelah. Setelah itu, Garavito menyiksa dan memperkosa korbannya. Dia akan membunuh korbannya dan memotong-motong tubuh mayatnya sebelum dibuang.

Kategori Umum

Astor Riyanto

hanya seorang penulis biasa

Tinggalkan komentar