Gejala Demam Berdarah

Demam berdarah dengue atau yang sering disebut DBD adalah salah satu penyakit mematikan yang sering terjadi saat musim hujan tiba yang disebabkan nyamuk Aedes aegepty. Demam berdarah disebabkan karena infeksi salah satu dari 4 virus dengue yang terbagi menjadi tipe 1, 2, 3 dan 4 dari family flaviviridae. Virus tersebut disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegepty.

Selain mengigit dan menyedot darah seseorang, nyamuk Aedes aegepty juga akan mentransfer virus dengue ke dalam tubuh orang yang dihisap darahnya. Setelah virus tersebut masuk ke dalam tubuh maka akan mengalami masa inkubasi selama 3 – 10 hari. Pada masa ini seseorang mungkin belum menunjukkan gejala penyakit DBD dan hanya mengalami demam ringan.

Gejala penyakit DBD seringkali susah didiagnosa dan tidak jarang pula dokter salah mendiagnosanya sebagai demam biasa atau tipes, sehingga untuk lebih memastikannya dibutuhkan tes laboratorium. Oleh karena itu Anda perlu mengetahui gejala atau tanda penyakit demam berdarah:

1. Demam Tinggi

Apabila seseorang mengalami gangguan di dalam tubuhnya maka sistem tubuh akan meresponnya dengan demam, termsuk bila tubuh mengalami infeksi dari suatu virus. Salah satu mekanisme alami kekebalan adalah demam yang menandakan bahwa tubuh kita sedang memberikan perlawanan terhadap infeksi pathogen yang secara otomatis tubuh akan meningkatkan temperatur maksimal untuk membunuh bakteri ataupun virus pathogen tersebut.

Orang yang terkena DBD akan mengalami fase demam yang menunjukkan grafik seperti pelana kuda yaitu :

Fase pertama: Biasanya terjadi pada tiga hari setelah masa inkubasi, biasanya pasien DBD akan mengalami demam yang sangat tinggi hingga temperatur tubuh mencapai 40°C, oleh karena itu sebaiknya kita memiliki termometer atau alat pengukur suhu tubuh untuk berjaga – jaga

Fase Kedua: Setelah demam tinggi kemudian demam akan turun dan biasanya hal ini sering diartikan orang tersebut telah sembuh, namun fase inilah yang justru menjadi fase kritis yang menjadi faktor keterlambatan penanganan terhadap pasien DBD

Fase ketiga: Fase ini tubuh akan kembali mengalami demam tinggi dengan kadar trombosit yang mulai meningkat dimana fase ini disebut dengan fase penyembuhan

2. Sakit Kepala

Sakit Demam berdarah juga sering ditandai dengan sakit kepala hebat yang dialami orang yang terjangkit DBD. Sakit kepala hebat ini merupakan salah satu tanda tubuh kita sedang infeksi virus karena ketika tubuh terinfeksi virus pasti imun atau atau kekebalan tubuh kita akan merespon secara otomatis. Tubuh kita akan memproduksi interferon dan zat kimia lain yang dapat memicu timbulnya rasa sakit di kepala.

3. Mual

Adanya infeksi virus dengue yang menyebabkan seseorang terkena DBD juga dapat ditandai dengan timbulnya rasa mual. Dalam istilah medis rasa mual ini disebut nausea. Saat virus dengue menginfeksi tubuh maka secara otomatis lambung akan mengeluarkan lebih banyak asam lambung yang menjadi respon tubuh dalam mempertahankan kekebalan tubuh. Dengan naiknya asam lambung secara berlebihan dan tiba – tiba dapat menyebabkan orang tersebut merasa mual.

4. Sakit perut

Rasa sakit pada perut juga sering dialami oleh seseorang yang terinfeksi virus dengue. Hal ini disebabkan karena luka oleh infeksi ulu hati yang biasanya seorang pasien yang memiliki gejala demam berdarah ini akan merasakan sakit perut yang hebat sebelum mengalami pendarahan.

5. Muntah

Muntah merupakan gejala lanjutan dari rasa mual tadi yang diakibatkan naiknya asam lambung karena infeksi virus dengue. Hal ini merupakan bentuk perlindungan terhadap kekebalan tubuh dapat menyebabkan pasien mual dan muntah – muntah.

6. Nyeri Otot

Salah satu gejala demam berdarah yang sering dialami adalah nyeri otot yang sama seperti dialami penyakit malaria. Saat virus dengue menginfeksi tubuh maka sistem kekebalan akan menghasilkan histamin, cytokine dan protein lainnya. Zat tersebut digunakan untuk menangkal kerusakan dan juga dapat mengalahkan infeksi virus tersebut, namun kadar protein yang dikeluarkan oleh tubuh terlalu tinggi dan dapat menyebabkan nyeri otot terutama pada pasien demam berdarah.

7. Ruam Merah atau Bercak

Demam, sakit kepala yang disertai ruam merah adalah gejala utama seseorang memang benar – benar terkena penyakit demam berdarah. Ruam atau bercak merah sering terjadi pada fase awal seorang terkena demam berdarah, ruam merah juga dapat muncul pada area dada, leher hingga wajah yang kemudian dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain.

8. Gusi Berdarah

Demam berdarah memang dapat menyebabkan seseorang mengalami pendarahan pada beberapa bagian tubuh seperti gusi. Saat virus dengue menyerang tubuh maka pembuluh darah akan menjadi sangat rentan dan sudah pasti akan dengan mudah pecah. Hal ini karena rendahnya permeabilitas dinding pembuluh darah tersebut dan biasanya seorang pasien dengan gejala demam berdarah ini, disarankan untuk tidak menggosok gigi ataupun menyentuh gusi.

9. Diare

Gejala lain dari penyakit demam berdarah adalah gejala diare yang diakibatkan infeksi virus dengue. Namun gejala ini merupakan gejala yang jarang dialami orang yang terkena demam berdarah. Pada beberapa orang infeksi virus dengue dapat menyebabkan masalah pada pencernaan dan penyerapan air pada usus besar. Hal ini akan menyebabkan pasien penderita demam berdarah mengalami diare.

Beni Kristiana

Blogger, Internet Marketer yang tertarik dengan dunia Internet. Bercita-cita ingin sukses dari dunia Online.

Tinggalkan komentar