Contoh Proposal Penelitian

Proposal penelitian adalah salah satu jenis karya ilmiah yang didalamnya berisi tentang rancangan penelitian secara detail yang terdiri dari alasan, teori-teori, dan juga metode yang digunakan. Biasanya proposal dibuat oleh para mahasiswa yang menempuh tugas akhir atau para peneliti yang professional. Selain itu, proposal bersifat ilmiah dan juga objektif agar kebenarannya bisa dipertanggung jawabkan.

Di bawah ini merupakan pembahasan singkat mengenai contoh proposal penelitian yang baik dan benar. Bagi anda yang terkadang masih bingung mengenai cara membuatnya, simak saja secara detailnya berikut ini.

Contoh Proposal Penelitian Kuantitatif

Di bawah ini merupakan contoh proposal penelitian dengan kategori kuantitatif, sebaiknya dalam penyusunannya dilakukan secara runtut.

  • Judul Proposal Penelitian

Pengaruh Bermain Game Online pada Motivasi Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Purwodadi.

  • Latar Belakang Masalah

Dengan adanya game online memang sangat mempengaruhi berbagai aktivitas sehari-hari pada remaja yang masih di usia sekolah. Hal ini dibuktikan dengan para remaja yang cenderung untuk menghabiskan waktunya dengan bermain game online khususnya untuk para siswa yang berada di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Dengan adanya fakta tersebut, tentunya sangat memprihatinkan karena seharusnya para remaja yang masih di usia sekolah menghabiskan waktunya dengan hal yang positif. Selain itu, dalam bidang sosiologi juga menyatakan bahwa seseorang yang selalu menjadikan game online sebagai prioritasnya akan menjadi pribadi yang egosentris dan juga individualis.

Sifat tersebut tentunya sangat berbahaya bagi tumbuh kembangnya individu untuk kedepannya. Berdasarkan hasil observasi pra penelitian yang dilakukan tanggal 12-14 Februari 2017 di kelas XI A-D SMA Negeri 1 Purwodadi ditemukan beberapa permasalahan, 65% siswa kelas XI SMA N 1 Purwodadi menghabiskan waktunya dengan bermain game online.

Hasil persentase diperoleh dari pengambilan data dengan menggunakan instrument angket. Kedua, untuk mitivasi belajar siswa kelas XI A-D SMA N 1 Purwodadi juga masih tergolong rendah. Dimana sebagian siswa masih melakukan aktivitas yang lain ketika pembelajaran seperti tidur, bermain hp, berbicara dengan teman, dan bermalas-malasan.

Tentunya dengan adanya permasalahan tersebut dapat menghambat pencapaian belajar diantaranya dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Oleh sebab itu, perlu diadakan penelitian dengan judul “Pengaruh Bermain Game Online pada Motivasi Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Purwodadi”.

  • Pembatasan Masalah

1. Tingginya dalam intensitas bermain game online yang dilakukan oleh para siswa kelas XI A-D SMA N 1 Purwodadi.

2. Rendahnya motivasi belajar siswa kelas XI A-D SMA N 1 Purwodadi.

  • Rumusan Masalah 

Adakah pengaruh dari aktivitas bermain game online pada motivasi belajar siswa kelas XI SMA N 1 Purwodadi?

  • Kajian Teori

Berdasarkan pada masalah yang ada, maka proposal penelitian ini sangat perlu dicantumkan dua teori yakni motivasi belajar dan game online. Kajian teori mengenai motivasi belajar terdiri atas pengertian, fungsi, jenis, ciri-ciri, serta faktor yang mempengaruhi dan juga upaya-upaya untuk meningkatkannya. Dan kajian teori game online meliputi pengertian, jenis, dan dampak.

  • Hipotesis

Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variable dan juga aktivitas bermain game online dengan motivasi belajar siswa kelas XI A-D SMA N 1 Purwodadi.

  • Desain Penelitian

Penelitian ini menggunakan desain x-post facto, dimana peneliti berusaha meneliti fakta yang telah terjadi di lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif sehingga menghasilkan sebuah data yang berupa kumpulan angka-angka.

  • Populasi dan Sampel
  1. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI A-D SMA N 1 Purwodadi dengan jumlah 180.
  2. Sampel dalam penelitian ini mengambil masing-masing 30 orang dari tiap kelas XI yang mana untuk subjek. Pengambilan siswa tersebut menggunakan teknik simle random sampling, dimana para respondennya dipilih oleh peneliti secara acak.
  • Instrumen Pengumpulan Data

Peneliti akan melaksanakan pengumpulan data dari responden dengan menggunakan instrument yang berupa angket tertutup. Dalam angket tersebut telah disusun berbagai pertanyaan mengenai variable yang diteliti, yakni aktifitas bermain game online dan motivasi belajar siswa.

  • Validitas Data

Pengujian data dari hasil penelitian ini menggunakan  validitas yakni isi (content), konstruk (construct), konkuren (concurrent), dan prediksi (predictive). Alat ukur yang digunakan untuk menguji validitas data penelitian adalah Product Moment dari Karl Pearson.

Contoh Proposal Penelitian Kualitatif

Berikut ini merupakan contoh proposal penelitian secara Kualitatif, pelajarilah dengan seksama.

1. Judul Proposal

Pelaksanaan Metode Pembelajaran oleh Guru Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 1 Bantul.

2. Latar Belakang Masalah

Berdasarkan dari hasil observasi yang dilakukan di kelas X AP 1 dan 2 pada tanggal 11-12 Mei 2012 ditemukan berbagai permasalahan dalam aktivitas pembelajaran. Pertama, motivasi belajar para siswa masih tergolong rendah ketika pembelajaran berlangsung. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya siswa yang berbicara, bermain gadget, tidur, dan bercanda.

Kedua, prestasi belajar sebagian siswa masih rendah. Ini berdasarkan dari hasil ulangan harian sebanyak 60% masih belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Ketiga, sumber belajar yang digunakan guru dan siswa belum memadai karena tidak adanya bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum 2013 edisi revisi.

Keempat, metode pembelajaran yang diaplikasikan oleh para guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran belum bervariasi. Guru tersebut masih menggunakan metode yang monoton yakni ekspositori. Sangat disayangkan sekali karena setiap materi pelajaran membutuhkan metode yang bervariasi karena tujuan dari pembelajaran juga berlainan.

Berdasarkan pada keempat masalah tersebut, perlu sekiranya diadakan sebuah penelitian mengenai pelaksanaan metode pembelajaran oleh guru. Adapun judul penelitiannya yakni “Pelaksanaan Metode Pembelajaran oleh Guru Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 1 Bantul”.

3. Pembatasan Masalah

Metode pembelajaran yang digunakan oleh guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran belum bervariasi.

4. Rumusan Masalah

Bagaimana pelaksanaan dari metode pembelajaran oleh guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 1 Bantul?

5. Kajian teori

Berdasarkan pada tema penelitian yang telah diambil, maka terdapat tiga kajian utama. Pertama, teori mengenai metode pembelajaran yang terdiri dari pengertian, komponen, jenis, perencanaan, serta pelaksanaannya.

Kedua, teori tentang teori yang membahas mengenai guru kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran yang terdiri dari pengertian, kompetensi, ketrampilan mengajar dan peran guru tersebut dalam kegiatan pembelajaran.

6. Desain Penelitian

Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif sehingga data yang dihasilkan berupa kata serta kalimat.

7. Informan Penelitian

Subjek dari penelitian ini terdiri atas guru dan siswa kelas X kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran SMK N 1 Bantul tahun ajaran 2011/2012. Pemilihan subjek penelitian berupa guru kompetensi keahlian Administrasi perkantoran dengan menggunakan teknik purposive sampling.

Untuk siswa kelas X kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran menggunakan teknik snowball sampling.

8. Instrumen Pengumpul Data

Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, maka instrument yang digunakan berupa pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi.

9. Teknik Analisis Data

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data interaktif. Dimana terdiri atas tiga tahap kegiatan yang harus ditempuh oleh peneliti, yakni penyajian, reduksi dan penarikan kesimpulan dari data tersebut.

10. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data

Setelah data hasil penelitian yang telah terkumpul perlu diperiksa keabsahan datanya. Adapaun teknik pemeriksaan data yang digunakan adalah triangulasi metode dan sumber. Triangulasi metode dapat dilakukan peneliti dengan membandingkan data hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Kemudian, triangulasi sumber bisa dilakukan dengan membandingkan wawancara informan dari guru A dengan guru B.

Whases

Official Writer BlogHUD.com

Tinggalkan komentar