Bahaya Narkoba

Pernahkah Anda mendengar ungkapan seperti “Say No, to Drugs!”? Pastinya diantara kalian pernah ya mendengar ungkapan itu dan bila berkaca pada ungkapan tersebut, kurang lebihnya menyimpulkan tentang larangan penggunaan narkoba.

Narkoba atau yang biasa dikenal dengan singkatan dari narkotika dan obat berbahaya merupakan salah satu obat yang berasal dari tanaman atau bukan, baik sintesis maupun semi sintesis. Bahaya narkoba diantaranya bisa menyebabkan penurunan kesadaran, hilangnya rasa sakit, dan juga ketergantungan. Pastinya akan berbahaya sekali bukan bila mengkonsumsi barang haram satu ini

Apa itu Narkotika?

Narkotika merupakan salah satu zat sintesis atau semi sintesis yang dihasilkan oleh tanaman atau bukan tanaman dan akan mengakibatkan terjadi penurunan kesadaran dan juga hilangnya rasa nyeri. Zat satu ini bisa menyebabkan rasa ketergantungan pada si pemakainya.

Jenis-jenis dan Bahaya Narkoba Bagi Tubuh

Adapun jenis-jenis dari narkoba dan juga bahaya dari narkoba berdasarkan jenisnya adalah sebagai berikut:

1. Morfin

Morfin yang diambil dari kata Morpheus atau dewa mimpi merupakan jenis alkaloid analgesic yang mana sangat kuat ditemukan pad opium. Zat satu ini bekerja secara langsung pada sistem saraf pusat sebagai penghilang dari rasa sakit.

Gejala fisik pemakai:

  • Pupil pada mata menyempit.
  • Denyut nadi menjadi lambat.
  • Tekanan pada darah menurun.
  • Suhu badan menurun.
  • Mengalami kelemahan pada otot-otot tubuh dan bila sudah kecanduan akan mengalami kejang pada otot.

Efek samping pada pemakaian morfin:

  • Menurunnya kesadaran pada si pemakai.
  • Menimbulkan euphoria yang berlebihan.
  • Membuat pemakai diliputi kebingungan.
  • Berkeringat yang tidak wajar.
  • Dapat menyebabkan pingsan dan jantung berdebar dengan cepat.
  • Menimbulkan rasa gelisah dan juga perubahan suasana hati yang cepat.
  • Mulut menjadi kering dan warna muka berubah.
  • Mengalami kejang lambung.
  • Produksi pada air seni berkurang.
  • Mengakibatkan gangguan menstruasi pada wanita .

2. Sabu-sabu

Shabu-shabu bila terus dikonsumsi pada tubuh tentunya akan membuat tubuh mengalami reaksi yang berlebihan. Adapun efek yang ditimbulkan pada si pemakai, diantaranya:

  • Terlihat lebih enerjik.
  • Merasa paranoid.
  • Sulit untuk tidur.
  • Sulit untuk berfikir jernih.
  • Kerusakan pada saraf otak terutama pada bagian saraf – saraf pengendali pernafasan sehingga dapat merasa sesak nafas.
  • Berbicara menjadi tidak terkontrol.
  • Denyut pada jantung bertambah cepat.
  • Terjadi pendarahan pada otak.
  • Akan terjadi shock pada bagian pembuluh darah jantung yang mana akan berujung pada kematian.

3. Ecstasy

Adapun efek yang ditimbulkan pada si pemakai, diantaranya:

  • Saraf pada mata rusak.
  • Nafsu makan menurun.
  • Tulang dan gigi keropos.
  • Gangguan pada liver.
  • Kerusakan pada saraf otak.
  • Berkeringat dan sulit untuk tidur.
  • Enerjik tetapi mata sayu dan wajah pucat.

4. Heroine

Heroin biasanya dihasilkan dari morfin yang diolah berdasarkan kimiawi dan zat satu ini sangat mudah untuk menembus pada otak.

Efek yang ditimbulkan pada si pemakai:

  • Denyut nadi lambat.
  • Menurunnya tekanan darah.
  • Otot tubuh lemas.
  • Pupil mata mengecil.
  • Hilang rasa kepercayaan diri.
  • Suka menyendiri dan bertindak kriminal.
  • Kesulitan saat BAB.
  • Sering tidur.
  • Gangguan bicara.

5. Ganja

Ganja merupakan tumbuhan budidaya yang mana menghasikan serat dan kandungan dari zat narkotika biasanya ada pada bijinya.

Efek untuk pemakai:

  • Euphoria yang berlebihan.
  • Sering mengkhayal.
  • Nafsu makan menjadi bertambah.
  • Berkeringat yang tidak wajar.
  • Sering merasakan gelisah.
  • Insomnia.
  • Sulit untuk diajak berkomunikasi.
  • Sulit dalam hal mengingat.
  • Mulut dan tenggorokan kering.
  • Denyut nadi dan juga jantung lebih cepat dari biasanya.

6. Kokain

Kokain biasa dimanfaatkan untuk mendapatkan rasa stimulan, akan tetapi dapat memicu metabolisme pada sel tubuh menjadi cepat.

Efek pada pemakai:

  • Memberikan efek kegembiraan yang berlebih pada pemakainya.
  • Merasa gelisah.
  • Berat badan menurun.
  • Timbul masalah pada kulit .
  • Gangguan pernafasan.
  • Kejang-kejang.
  • Turunnya selera makan.
  • Sering mengalami paranoid.
  • Mengalami gangguan pada penglihatan.
  • Sering merasakan kebingungan.

7. LSD (Lysergic Acid)

Merupakan salah satu jenis narkotika yang termasuk dalam halusinogen. LSD biasanya berbentuk kapsul, pil, atau juga bisa berbentuk lembaran kertas kecil.

Efek yang ditimbulkan:

  • Sering merasakan halusinasi yang berlebihan.
  • Sering merasakan obsesi yang berlebih pada halusinasinya.
  • Sering mengalami paranoid dari hal-hal yang adaa pada halusinasinya.
  • Denyut jantung dan juga tekanan darah meningkat.
  • Diafragma pada mata melebar.
  • Mengalami demam tinggi.
  • Merasa pusing dan depresi.
  • Mempunyai rasa panic dan takut yang berlebih.
  • Mengalami gangguan persepsi.

8. Oplat

Merupakan salah satu jenis narkotika yang berbentuk bubuk yang mana dihasilkan dari tanaman papaver somniferum. Kandungan utama pada morfin ini digunakan untuk menghilangkan rasa sakit pada tubuh.

Efek pada si pemakai:

  • Sering sibuk sendiri.
  • Timbul masalah pada kulit di bagian mulut dan leher.
  • Merasa pusing.
  • Merasa waktu berjalan cukup lambat.
  • Mempunyai semangat juang yang tinggi.

9. Codeine

Merupakan sejenis obat batuk yang mana digunakan atau diresepkan oleh dokter. Kodein mempunyai efek ketergatungan untuk si pemakai

Efek pada si pemakai:

  • Mengalami rasa euphoria.
  • Sering mengalami gatal – gatal pada tubuh.
  • Mengalami rasa mual dan juga muntah.
  • Mudah mengantuk.
  • Mulut kering.
  • Mengalami hipertensi .
  • Sering merasa simbelit.
  • Mengalami depresi pada saluran pencernaan.

10. Metadon

Efek yang disebabkan oleh salah satu jenis narkotika ini seperti pada heroin. Adapun untuk gejalanya, antara lain:

  • Mengalami rasa simbelit.
  • Mengantuk akan tetapi tidak bisa tidur.
  • Pada wanita yang hamil akan mengalami keguguran dan bayi premature.
  • Mengalami koma.

11. Barbiturat

Barbiturate digunakan untuk obat tidur yang ampuh.

Efek dan gejalanya, yaitu:

  • Sembrono
  • Euphoria yang berlebih.
  • Pingsan
  • Mengalami masalah pada pernafasan.

12. Benzodiazepin

Efek orang yang memakai salah satu jenis narkoba ini adalah:

  • Kalau berjalan sempoyongan.
  • Wajah terlihat kemerahan.
  • Banyak bicara tetapi cadel.
  • Mudah sekali untuk marah.
  • Konsentrasi dalam mengerjakan sesuatu terganggu.
  • Kerusakan pada organ tubuh terutama otak

Bahaya Narkoba Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Pada umumnya semua jenis narkoba bila disalahgunakan akan memberikan 4 efek yang berbahaya terutama bagi kesehatan. Berikut ini penjelasan lengkapnya mengenai bahaya narkoba :

1. Depresi

Penyalahgunaan dari narkoba akan mengakibatkan si pemakai akan tertidur pulas bahkan tidak sadarkan diri.

2. Halusinogen

Selain depresi, si pemakai juga akan berhalusinasi yakni melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

3. Stimulan

Efek penyalahgunaan narkoba yang selanjutnya adalah mempercepat kinerja organ vital dalam tubuh seperti jantung dan juga otak yang mana akan membuat si pemakai merasa lebih bertenaga untuk sementara waktu. Namun, justru membuat organ tubuh itu terus dipaksa untuk terus berkerja di luar batas normal dan lama-lama sarafnya akan rusak bahkan kematian.

4. Adiktif

Si pemakai akan merasa ketagihan tingkat tinggi dan akan meakukan berbagai cara agar bisa terus mengkonsumsinya. Bila si pemakai tidak bisa mendapatkan barang ini, maka tubuhnya akan pada kondisi yang kritis.

Perilaku para pemakai agar dapat mengkonsumsi narkoba

  1. Selalu melakukan berbagai macam cara untuk dapat mengkonsumsi narkoba secara terus menerus.
  2. Si pemakai narkoba yang telah kecanduan akan melakukan berbagai macam upaya agar dapat mendapatkan narkoba lagi. Sebagai contohnya pelajar yang dapat menggunakan uang sekolah untuk membeli naroba bila tidak memiliki persediaan uang lagi.
  3. Selain menggunakan uang sekolahnya, para pelajar juga bisa mencuri uang dari orang tuanya, tetangga, dan bahkan temannya. Tentunya, hal ini akan mengganggu stabilitas kehidupan social.
  4. Kondisi tubuh pemakai narkoba yang rusak, pastinya mustahil untuk si pemakai untuk bekerja, bekarya, belajar, atau melakukan aktivitas positif lainnya.

Whases

Official Writer BlogHUD.com

Tinggalkan komentar